Benny Giay: Kingmi Akan Gabung Dewan Gereja-Gereja Pasifik

0
Saat Dr. Benny Giyai  menyampaikan  Sambutan  Ret-reat Perkawan Kingmi Sinode Di Tanah Papua, di Gedung Graha Emeneme Yaware, Timika  24/10/2016, (Foto: Andy/KM)

Saat Dr. Benny Giyai menyampaikan Sambutan Ret-reat Perkawan Kingmi Sinode Di Tanah Papua, di Gedung Graha Emeneme Yaware, Timika 24/10/2016, (Foto: Andy/KM)

Timika, (KM)— Dalam acara pembukaan Ret-reat Repartemen Pelayanan Perempuan (DPP), Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) Di Tanah Papua, Pendeta Dr. Benni Giyai, selaku ketua Sinode, dalam sambutannya menyatakan, Gereja Kingmi akan bergabung dengan Dewan Gereja-gereja Pasifik, senin (24/10/2016) di Genung Graha Emene Yaware Timika Indah Papua.

Kata dia, Papua dan dunia sedang bergerak berubah, sudah 54 tahun kita berkarya melayani di Tanah Papua, sekarang kita akan bergabung dengan Dewan Gereja Papua Niguni, menurutnya, pada 22 oktober 2016 kemarin, Dewan Gereja PNG menerima Kingmi sebagai anggota Gereja Pasifik.

“Gereja Sedang berubah, semua suku agama sedang berubah dan batas pulau pun sedang berubah, sehingga kami Gereja Kingmi kembali ke akar lagi, dan kita akan bergabung Di Gereja-gereja Pasifik dan Asia.

“Jadi kita bersyukur, karena Kingmi akan menjadi anggota Dewan Gereja Pasifik dalam tahun ini dalam bulan November 2016. selama 54 tahun gereja ini mulai bergerak dari satu honai, sampai saat ini Tuhan memimpin kita, “tutur Benni.

Beni juga, tegaskan kami sudah menjalani 54 tahun, berarti kita sudah dewasa dan mandiri, sehingga kita layak menjadi anggota Dewan Gereja pasifik, untuk mewujudkan berubah menjadi kuat baik secara Rohani maupun jasmani.

“Gereja yang awal masuk di Tanah Papua, sementara pemerintah penguasa sedang tidur di Jakarta, sedangkan PT. Freeport Indonesia pun masih tidur Amerika, Gereja duluan masuk di Tanah Papua, Gereja perintis pertama di Papua secara rohani dan jasmani,” ungkap Benni.

Dia juga minta melaui pembinaan rohani ini, mama papua mengatur kehidupan kaum perempuan dalam perubahan-perubahan semua bidang di lingkup Kingmi maupun kalangan masyarat umum, karena selama ini perempuan papua belum tampil di publik.

“Pada hal perempuan papua punya kaya dengan talenta yang banyak tersembunyi di mimiki oleh perempuan papua, sehingga melalui kegiatan ini agar perempuan papua harus tampil seperti laki-laki, mama papua menjadi bintang-banitang di papua untuk bersinar, “harapnya.

Tempat yang sama, saat pengujung acara tersebut, Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE, kepada wartawan menyatakan untuk soal keamanan selama kegiatan kami pastikan aman, kami sudah minta pihak keamanan membantu menjaga kegiatan ini sampai selesai.

Pewarta: Andy Ogobay