gereja, papua, injili, gereja papua

Sukseskan konferensi wilayah Bogo, Ketua DPRD Mamteng bantu Rp100 Juta

0
Ketua DPRD Kabupaten Mamberamo Tengah, Berius Kogoya, S.Th menyerahkan bantuan yang diterima Ketua Klasis GIDI Wilayah Bogo, Pdt. Gad Yikwa – Jubi/IST

Ketua DPRD Kabupaten Mamberamo Tengah, Berius Kogoya, S.Th menyerahkan bantuan yang diterima Ketua Klasis GIDI Wilayah Bogo, Pdt. Gad Yikwa – Jubi/IST

Kelila, JubiJanji Ketua DPRD Kabupaten Mamberamo Tengah (Mamteng), Berius Kogoya, S.Th untuk mendukung kegiatan Konferensi Gereja GIDI Wilayah Bogo akhirnya direalisasikan.

Dalam kunjungannya ke jemaat Kiyume, Klasis Kira Wilayah Bogo, Distrik Kelila Kabupaten Mamberamo Tengah, Minggu (23/4/2017), Ketua DPRD Berius Kogoya berkesempatan menyerahkan bantuan dana segar sebesar Rp100 juta yang diterima Ketua Klasis Wilayah Bogo Pdt. Gad Yikwa sebelum dilanjutkan kepada ketua panitia Hengki Yikwa.

Selain menyerahkan bantuan uang secara tunai, Ketua DPRD Berius Kogoya juga menyerahkan  5 unit mesin babat, parang dan 3 jeriken bensin untuk menunjang kerja panitia.

Berius mengatakan bantuan yang diberikan ini tidak lain untuk ikut membantu kerja panitia dalam menyiapkan kegiatan besar keagamaan seperti Konferensi Wilayah Bogo ini. “Ini merupakan berkat Tuhan sehingga kita kembalikan juga kepada Tuhan sebagai pemilik berkat itu,” ujarnya.

Berius meminta panitia untuk tidak melihat dari besar kecilnya sumbangan. Namun apa yang dilakukan itu sebagai bentuk kepedulian demi suksesnya konferensi ini. “Saya berharap bantuan ini bermanfaat untuk menunjang kerja kepanitian dalam menyukseskan Konferensi Wilayah Bogo,” ucapnya.

Berius yakin apa yang masih menjadi kekurangan dalam persiapan Konferensi Wilayah Bogo akan dilengkapi oleh Tuhan. “Ini pekerjaan Tuhan, sebagai orang percaya kita harus yakin itu,” katanya.

Berius yang juga kader Gereja Injili Di Indonesia ini mengajak seluruh kader GIDI yang ada di Mamberamo Tengah khususnya, maupun di Yalimo, Tolikara, Lani Jaya, Yahukimo, Jayawijaya untuk mendukung penuh dan mensukseskan Konferensi GIDI Klasis Bogo.

Berius mengatakan, sumbangan tidak harus dalam bentuk uang semata. Namun bisa juga dalam bentuk ide, gagasan, tenaga, maupun barang. “Mari berkat yang kita miliki, berapa pun itu, kita sumbang untuk kelacaran kegiatan konferensi,” ucapnya.

Ketua Panitia, Hengky Yikwa menyampaikan terima kasih kepada kepada Ketua DPRD yang sudah membantu panitia demi suksesnya pelaksanaan Konferensi Wilayah Bogo nantinya.

Hengky menegaskan, panitia akan bekerja dengan baik memanfaatkan anggaran yang ada ini sesuai dengan kebutuhan masing-masing seksi untuk kegiatan nantinya bisa berjalan dengan lancar.

Ia mengakui walau Konferensi Wilayah Bogo bergeser dari jadwalnya yakni tanggal 15 Mei ke 25 Mei karena ada pemilu ulang di Tolikara. Namun hal itu tidak mempengaruhi persiapan panitia.

“Soal persiapan, saat ini sudah 80 persen baik dalam menyiapkan ruang sidang, ruang makan, termasuk pembangunan rumah tamu yang saat ini sedang dikerjakan,” ujarnya. (*)

Patung Yesus Kristus tertinggi di dunia akan jadi destinasi wisata internasional di Papua

0
Tim survey Bukit Kayu Batu Jayapura Papua foto bersama sebelum melakukan survey udara - Jubi/Engelbert Wally

Tim survey Bukit Kayu Batu Jayapura Papua foto bersama sebelum melakukan survey udara – Jubi/Engelbert Wally

Sentani, Jubi – Rencana Pemerintah Provinsi Papua membangun Patung Yesus Kristus di Bukit Kayu Batu Kota Jayapura diawali dengan melakukan survei pada lokasi yang akan digunakan mendirikan patung tersebut.

Tim survei yang dipimpin langsung oleh Kepala dinas PU Provinsi Papua ini terdiri dari tim Teknis dan juga sejumlah pematung yang didatangkan langsung dari Jawa serta beberapa wartawan media cetak lokal dan nasional.

Dengan menggunakan pesawat terbang jenis Grand Caravan yang sudah dibooking sebelumnya, tim berangkat dari Bandara Udara Sentani pukul 15.30 WIT menuju Kota Jayapura untuk melihat dari udara lokasi yang akan digunakan. Selang satu jam kemudian tim kembali mendarat di Bandara Sentani.

Djuli Mambaya Kepala Dinas PU Provinsi Papua usai melakukan survei bersama timnya mengatakan bahwa patung Yesus Kristus yang akan  dibangun diatas perbukitan  dekat dengan Kampung Kayu Batu akan menghadap ke arah barat Kota Jayapura.

Dikatakan, patung yang akan dibangun ini merupakan patung tertinggi di dunia, dengan ketinggian patung mencapai 67 meter. Sementara bahan patung yang digunakan dari perunggu dan tembaga serta ada bagian-bagian khusus yang menggunakan emas murni.

“Dengan lahan seluas enam hektar yang sudah kita sepakati, patung ini akan berdiri setinggi 67 meter yang dibawah dari patung tersebut akan juga dibangun seperti museum yang didalamnya tercatat semua sejarah denominasi gereja yang ada di Papua. Setelah jadi, tentu akan menjadi destinasi wisata rohani internasional,” ujar Djuli Mambaya di Sentani, Sabtu (22/4/2017).

Dijelaskannya, proses pembangunan akan dimulai tahun ini dengan biaya yang berkisar 300-500 milyar rupiah. Sebagian urusan terkait pelepasan lahan sudah disepakati dengan pemilik hak ulayat.

“Progres pembangunan akan dimulai tahun ini, urusan hak ulayat sebagian sudah kami bicarakan dengan pemilik hak ulayat. Sementara pematung yang kami bawa untuk membangun patung ini adalah mereka yang benar-benar ahli dalam bidangnya yang berskala nasional dan internasional,” jelasnya.

Secara terpisah, Noor Ibrahim salah satu pematung yang terlibat dalam proses pembangunan patung Yesus Kristus ini mengaku sangat kagum dengan alam di Papua yang menurutnya sangat luar biasa.

“Sangat penting bagi masyarakat Papua secara umum dan khususnya warga kota Jayapura untuk memiliki satu ikon yang kelasnya tidak hanya nasional tetapi dunia,” ungkap pematung lulusan Institut Kesenian Jakarta ini. (*)